Masjid Al-Harom Makkah

Masjid Al-Harom Makkah

Masjid Al-Haram Makkah

Keutamaan Masjid Al-Haram ini sangat banyak terlalu panjang jika di tuangkan di halaman ini seluruhnya, diantaranya adalah sholat di sana lebih utama daripada sholat di tempat lain dengan perbandingan 100 ribu kali sholat, di masjid ini pula terdapat banyak tempat-tempat yang diutamakan ALLAH S.W.T, Ka'bah, Maqom ibrahi, Hajar Aswad, Hijr isma'il dan lain-lain.

RENOVASI MASJIDIL HARAM

01. Khalifah kedua Umar Ibn Khattab r. a. memperluas masjid al-haram pada tahun 17 H setelah terjadinya banjir yang menyebabkan kerusakan yang sangat parah pada masjid al-haram.

Umar r.a. membeli rumah-rumah yang menempel ke masjid al-haram dan dijadikan satu dengan masjid, beliau juga membangu pagar tembok yang tingginya lebih pendek dari orang dewasa saat itu, dibangun pula pintu pintu masuk dan membangun penghadang air banjir serta menyalurkannya ke lembah ibrahim yang berada di samping masjid.

02. Khalifah ke tiga Ustman ibn Affan memperluar kembali pada tahun ke 26 H, karena umar melihat makin banyaknya penduduk makkah dan jamaah haji atau umroh hal ini disebabkan islam tersebar dengan capat dan pesat, pada peluasan ini Ustman juga membeli rumah rumah di sekitar masjid dan menyatukanya serta renovasi ini merupakan renovasi yang menyeluruh dan di bangun tiang tiang dan atap masjid al haram.

03. Abdallah ibn Zubair memperluas kembali pada tahun ke 65 H, setelah terjadi kebakaran yang berat di masjid al haram, bahkan Ibn Zubair memperbaharui Ka'bah,  perluasan kali ini mencapai 10000 m/segi.

04. Walid ibn Abdul Malik memperluas kembali pada tahun ke 91 H, perluasan ini disebabkan banjir yang terjadi pada tahun itu, para ahli sejara sepakat bahwa Walid Ibn Abdul Malik lah yang pertama kali meng import tiang-tiang masjid dari syria dan mesir, juga membangun teras untuk berteduh para Musolli dari terik matahari.

05. Abi Ja'far Al-Mansur memperluas masjid al-haram pada tahun ke 137 H, terutama bagian barat dan utara masjid sehingga luas masjid al-aram duakali lebih luas dari perluasan sebelumnya.

06. Al-Mahdi juga memperluas masjid al-haram pada tahun 160-164 H, disaat Muhammad Al Mahdi khalifah al-abbasiah yang ketiga melaksanakan Haji pertamanya tahun 160 H beliau memerintahkan untuk memperluas masjid dari arah barat dan utara, namun saat beliau haji pada tahun 164 melihat posisi ka'bah tidak berada di tengah-tengah masjid sehingga memerintahkan untuk memperluas kembali dari arah selatan, adapun yang menyebabkan terlambatnya perluasan dari arah selatan ini adalah sungai aliran banjir, beliau sempat naik ke bukit Qubaish "istana raja sekarang" untuk memastikan posisi ka'bah ada di tengah tengah masjid dan memerintahkan untuk memindahkan saluran banjir tersebut, namun beliau meninggal dunia sebelum perluasan sempurna, akhirnya putranya yang bernama Musa Al-Hadi menyelesaikan perluasan masjid alharam pada tahun ke 167 H.

07. Mu'tadad Al Abbasi memperluas kembali pada tahun ke 281 H, menggusur Dar Nadwah, perluasan ini menelan waktu 3 tahun.

08. Al-Muqtadar Al-Abbasi memperluas pada tahun 306 H bertepatan dengan tahun ke 918 M, menambahkan dua rumah milik siti Zubaidah ke dalam masjid al-haram, dan membangun Pintu besar di kenal dengan pintu ibrahim.

09. Raja Su'ud memerintahkan untuk merenovasi masjid al-haram pada tahun ke 1375 H/1955 M, membangun mas'a "tempat sa'i" menjadi dua lantai dengan panjang di dalam 394,5m dan lebar 25m, tinggi lantai dasar 12m dan lantai atas 9m. dan membelah dua bagian kanan dan kiri " arah sofa-marwah dan arah marwah-sofa.

10. Dibangun kembali pada 1379H/1959M,

11. Raja Faisal ibn Abdul Aziz memerintahkan untuk membangun dan memperbaharui bangunan lama masjid alharam tanpa membuang bangunan asli ustmani, setelah mengadakan mu'tamar besar-besaran dengan mengundang tenaga-tenaga asli muslim dari seluruh dunia pada tahun ke 1387 H dibangunlah masjid alharam yang megah 193.000 m/segi.

12. Raja Fahad Ibn Abdul Aziz melakukan perluasan dan pembaharuan masjid al-haram mencapai luas seluruh bangunan 76,000 m/segi, membangun pelataran seluas 356,000 m/segi, dengan menghabiskan dana US $11, 216,818,165.

Dan saat ini tahun 2014 sedang dibangun project Jabal Qurn untuk perjuasan Masjidil Haram dan penginapan Jamaah Haji dan Umroh.

17.59

0 komentar: