Pemerintah Saudi Arabia memberikan bantuan untuk para syahid dan yang luka-luka

Kamis, 17 September 2015

Pemerintah Saudi Arabia memberikan bantuan untuk para syahid dan yang luka-luka

bantuan bagi syuhada dan yang luka-luka akibat kecelakaan
Pemerinta Saudi Arabia memberikan bantuan untuk keluarga para syuhada yang meninggal dunia pada saat jatuhnya salah satu alat berat di Masjid Al-Haram Makkah sebesar satu juta real bagi keluarga syahid, dan satu juta real bagi yang mengalami luka-luka cacat seumur hidup, dan limaratus real saudi bagi yang luka-luka biasa, sedangkan mereka yang bersangkutan sudah di data oleh Pemerintah Saudi Arabia, walau demikian pemerintah saudi Arabia sebagaimana yang di jelaskan oleh koran Al-Ryad menjelaskan bahwa bantuan ini tidak menutup hak para keluarga yang bersangkutan untuk menuntut secara hukum atas terjadinya kecelakaan ini.

Dan pemerintah Saudi Arabia sudah menjelaskan setelah melakukan investigasi yang sangat teliti bahwa kecelakaan ini murni disebabkan kelalaian perusahaan yang menangani project itu, bukan karena teror ataupun kesengajaan dari pihak manapun, tapi hanya dikarenakan mereka tidak menginguti petunjuk pemakaian alat berat dengan benar dan sempurna, seharusnya ketika terjadi angit kencang mereka menurunkan kaki-kaki alat berat dan kenyataannya mereka dalam kondisi badai yang kencang masih membiarkan kaki-kaki alat berat tersebut terangkat.

Dengan demikian pemerintah Saudia akan mengumpulkan semua dalil-dalil dan akan mengadili kontraktor ( Bin Laden Group ) sesuai dengan hukum syar'i yang berlaku, berhubungan dengan hal ini pemerintah Saudi Arabia telah mencekal para penanggung jawab kontraktor ( Bin Laden Group ) untuk bepergian keluar negeri termasuk ir. Bakar Bin Laden dan petinggi-petinggi Bin Laden Group yang ada hubungannya dengan kecelakaan yang menelan korban ketika pelaksanaan project perluasan Masjid Al-Haram makkah.

Pemerintah Saudi Arabia memberikan Visa kunjungan bagi keluarga yang sedang di rawat di rumah sakit agar dapat mendampingi mereka selama di rawat hingga kembali lagi ke Negara asalnya masing-masing, tidak hanya itu setiap keluarga yang bersangkutan di pilih dua orang untuk menunaikan Ibadah Haji tahun depan sebagai tamu dari Raja Saudi Arabia, dan bagi yang sedang sakit belum sempat menyempurnakan Hajinya juga akan diberi kesempatan untuk menyempurnakan Hajinya tahun depan sebagai tamu Raja.

04.58

0 komentar: