Jamaah Haji Indonesia dari berbagai daerah terancam gagal berangkat

Senin, 24 Agustus 2015

Jamaah Haji Indonesia dari berbagai daerah terancam gagal berangkat

Jamaag Haji Indonesia gagal berangkat
Jamaah Haji Indonesia gagal berangkat pada jadwal keberangkatan pertama disebabkan Visa Haji belum tertempel di passport, hal ini disebabkan karena system Haji yang baru yaitu e.Hajj sesuai dengan anjuran dari pemerintah Saudi Arabia yang harusnya di gunakan oleh departement agama belum dapat dilaksanakan dengan baik, sebagaimana yang sedang ramai di perbincangkan diberbagai media massa.

Dihawatirkan jika hal ini tidak juga di sikapi dengan baik dan mengambil tindakan cepat dapan menyebabkan mundurnya keberangkatan dan bahkan amburadulnya system keberangkatan Jamaah Haji seluruh Indonesia dan bahkan penginapan dan pengangkutan Jamaah Haji.

Sementara negara-negara lain seperti Pakitan, India dan lainnya sudah menggunakan system e.Hajj yang seharusnya lebih mudah, cepat dan transparant namun di Indonesia justru menyebabkan terbengkalainya urusan Visa Haji untuk calon Jamaah Haji Reguler Indonesia.

Sementara ada calon Jamaah Haji yang sampai menangis dan bahkan marah-marah karena mereka tidak dapat berangkat disebabkan belum memiliki Visa haji, hal ini sangat wajar karena jadwal mereka sudah diumumkan jauh-jauh hari dan bahkan ada yang sudah dilakukan pelepasan oleh sebagian pemerintah daerah seperti dikabarkan di Jogja.

Jamaah haji kloter pertama gagal berangkat
Seharusnya dengan adanya system e.Hajj ini pelaksanaan ibadah Haji diharapkan jauh lebih mudah dan perumahan atau pemondokan jamaah haji sudah dapat di akses jauh-jauh hari dan bukan dengan system di undi lagi seperti dahulu, jadi lebih transparant dalam menentukan harga dan biaya Haji bagi calon Jamaah haji seluruh Indonesia.

Diharapkan kedapan pemerintah yang bersangkutan dapat lebih sigap lagi dalam melaksanakan tugas masing-masing sehingga tidak mengorbankan calon Jamaah haji Indonesia yang sudah dari jauh-jauh hari mempersiapkan diri untuk melaksanakan rukun Islam ini.

20.19