Tatacara melaksanakan Umroh yang benar

Senin, 31 Maret 2014

Tatacara melaksanakan Umroh yang benar

Tatacara melaksanakan Umroh yang benar
Tatacara melaksanakan Umroh yang benar dan yang sesuai dengan ajaran yang di tuntunkan oleh Rasulullah S.A.W. adalah merupakan suatu kewajiban yang harus di ketahui oleh setiap calon jamaah Umroh, karena syarat di terimanya suatu Ibadah adalah harus dilaksanakan dengan Ikhlas dan Harus sesuai dengan tuntunan Rasulullah S.A.W. sehingga pengetahuan tentang tatacara melaksanakan Umroh yang benar merupakan bekal utama yang harus dibawa oleh setiap calon Jamaah Umroh hal ini untuk menjaga keabsahan dan diterimanya Ibadah Umroh yang akan dilakukannya sebagai bentuk pengabdian seorang hamba kepada tuhan yang telah menciptakan dan menyayanginya serta mengasihinya dengan memberikan kemampuan fisik dan meteri untuk menunaikan Ibadah Umroh ini.

Perlu Anda ketahui bahawa Ibadah umroh memiliki beberapa hal yang di sunnahkan juga memiliki syarat diwajibkannya, kewajiban, rukun dan larangan, hal-hal itu yang akan saya jelaskan dalam rangkuman manasik tatacara melaksanakan Umroh yang benar.

Sebelum Anda membaca tentang tatacara melaksanakan umroh selanjutnya sebaiknya Anda baca dahulu tulisan saya yang menjelaskan tentang Arti Umroh dan juga harus mengerti apa yang di sebut rukun dan apapula yang di sebut wajib, seta apa saja yang merupakan suyarat wajibnya Umroh ? Anda dapat membaca semua itu dalam artikel saya yang berjudul Manasik Haji dan Umroh.

Seya anggap Anda telah membaca artikel tentang Arti Umroh dan Manasik haji dan Umroh maka langsung saja saya terangkan dengan singkat tatacara melaksanakan Umroh yang benar dari Jakarta, jika pesawat yang Anda ikuti landingnya di Jedah dan program perjalanannya langsung menuju Makkah, maka yang perlu Anda ingat adalah zona Miqot ( Sudah ngertikan Miqot itu apa ) berada di udara sekitar 30 menit sebelum landing, dan Pilot pesawat biasanya memperingati setiap penumpang yang hendak menunaikan Umroh untuk siap-siap melaksanakan Niat Ihrom dengan posisi sudah menggunakan pakaian ihrom bagi laki-laki tidak boleh menggunakan pakaian yang berjahit ( pakaian jadi yang di potong sesuai bentuk dan lekuk tubuh ) bagi wanita bebas yang penting menutupi aurat.

Setelah melaksanakan Niat Ihrom di Miqot ( Udara yang merupakan Zona Miqot yang terdekat dengan salah satu Miqot yang di tentukan Rasulullah ) dengan memantabkan maksud di dalam hati untuk melaksanakan Umroh karena Allah sambil melafazdkan Labbaik Allahumma Umrotan maka Anda sudah menjadi seorang Muhrim atau orang yang masuk dalam lingkaran Umroh yang mengharankan dirinya hal-hal yang dilarang selagi Umrohnya belum sempurna, baca juga larangan-larangan Ihrom.

Setelah niat sempurna Anda akan mendarat di Jeddah dalam keadaan ber ihrom atau muhrim, dan anda tetap dianjurkan membaca talbiah Labbaik Allahumma Labbaik, Labbaika laa Syarikala Labbaik, Innalhamda wannikmata laka walmulka laa syarika lak, setelah melewati imigrasi ambil bagasi dan menaiki Bus rombongan menuju Makkah tetap dalam keadaan ihrom dan tetap menjaga larangan-larangan ihrom.

Sesampainya di Makkah maka Anda akan checkin hotel dan setelah proses checkin hotel selesai Anda akan berkumpul di loby hotel untuk menunaikan Rukun Umroh yang kedua ( Apa itu Rukun Umroh ? sudah tau kan ? ) yaitu Towaf, setalah Anda memasuki masjid Al-Haram dan melihat Ka'bah Habislah masa-masa talbiah Anda akan segera melaksanakan Towaf mengelilingi Baitullah Ka'bah tujuh putaran dimulai dari pojok yang lurus dengan Hajar Aswad dan di akhiri di sana, perlu Anda ketahui bahwasanya towaf tidak diharuskan membaca suatu bacaan tertentu bahkan seluruh pelaksanaan Umroh tidak ada bacaan apapun yang wajib di baca, namun di sunnahkan ketika towaf memasuki lurusnya Rukun Yamani di anjurkan membaca Robbana Atina Fiddunya Hasanah wa Filakhiroti hasanah wa qina azdabannar, mensalami rukun yamani tapi kalau padat tidak perlu isyarat, beda dengan Hajar Aswad, Hajar Aswad dianjurkan untuk di kecup dan jika tidak memungkinkan karena penuh orang dan lain-lain maka dianjurkan untuk pakai isyarat dari jauh, Tawaf harus dalam keadaan suci.

Setelah Towaf sempurna kita melaksanakan sholat sunnah dua raka'at di belakang Maqom Ibrahim ( Batu tempat berdirinya Nabi Ibrahim bukan kuburan ) sholat sunnah towaf rakaat pertama setelah fatihah membaca Alkafirun, dan rakaat kedua setelah fatihah membaca Al-Ikhlas, setelah usai langsung kita menuju bukit shofa untuk melaksanakan Sa'i yang merupakan Rukun Umroh yang ketiga, untuk menyempurnakan tatacara melaksanakan Umroh yang benar.

Sai itu berjalan antara bukit Shofa dan Marwah tujuh kali dari Shofa ke Marwah di hitung satu, jadi kembali lagi ke Shofa menjadi dua, dan pastinya dimulai dari Shofa dan harus berakhir di Marwah, Sai tidak diharuskan dalam keadaan suci bahkan yang sedang haidpun diperbolehkan menunaikan Sa'i.

Setelah selesai sa'i tinggal memotong rambut dan sempurnalah Umroh kita, gampang kan Umroh ? jika saat pelaksanaan Umroh kita tidak hafal do'a do'a bahasa arab, gunakanlah bahasa yang kita bisa, do'a yang timbul dari hati lebih baik daripada do'a yang tidak kita mengerti, setelah sempurna maka telah terjadi tahallul kembalinya kita menjadi halal setelah jadi muhrim tadi, hal-hal yang di larang karena umroh menjadi di perbolehkan kembali, kecuali hal-hal yang memang di larang baik dalam umroh ataupun diluar Umroh.

Semoga info tatacara melaksanakan umroh yang benar dan singkat ini membantu kita semua untuk lebih memahami arti Umroh dan memberikan bekal bagi setiap calon Jamaah Umroh, untuk info lebih lanjut silahkan ikuti manasik Umroh secara detail bersana NGS TOUR Travel Umroh kesayangan Anda.

19.30