Info Umroh

Umroh Promo termurah
Travel Umroh terbaik Indonesia
Info Umroh

Haji merupakan kewajiban setiap Muslim yang mampu

Mari gapai kemabruran dan kami selalu bersama Anda, NGS TOUR merupakan pilihan utama Anda, bukan sekedar Melayani tapi Kami peduli.

Info Umroh

Ibadah Umroh

Umroh yang satu dengan yang lain merupakan penghapus dosa diantara keduanya, NGS TOUR jembatan tuk menunaikan Ibadah Umroh dengan sempurna sesuai ajaran MUHAMMAD S.A.W.

Info Umroh

Tour

Selain Umroh kami menyajikan paket tour ke seluruh dunia, Mesir, Turki, Eropa, Amerika dan berbagai belahan dunia Lainya, Dunia ibarat satu buku jika Anda tidak bepergian maka, Ibarat hanya membaca satu halaman saja.

Info Umroh

Wise Group

Kehadiran Kami merupakan solusi bagi Anda, Wise Group bergerak di beberapa bidang diantaranya General Trading, Palm Oil Plantation, Coal and Energy, Property, Development and Contraction, Tour dan Travel.

Info Umroh

Umroh Plus

Umroh sambil jalan-jalan ke Eropa, Turki, Cairo, Dubai, Omman, Palestina kamilah ahlinya, bersama kami Ibadah makin menyenangkan.

Kamis, 24 September 2015

Korban kecelakaan di Mina

Korban Kecelakaan Haji di Mina
Korban kecelakaan di Mina dari jamaah Haji yang terjadi pada haji kamis tanggal 24/09/2015 mencapai hingga 1580 orang, sebagaimana yang di sampaikan oleh pihak pertahanan sipil Saudi Arabia terdiri dari yang meninggal dunia sebanyak 717 orang dan korban luka-luka sebanyak 863 orang, kejadian ini merupakan kejadian yang sangat di sayangkan setelah kejadian jatuhnya crane di Masjid Al-Haram makkah, kejadian ini terjadi dikarena bertambahnya Jamaah haji yang hendak melempar Jumrah pada waktu yang bersamaan dari jalan no 204 dan jalan 223 di perempatan antara kedua jalan tersebutlah terjadi penumpukan manusia dan hingga terjadi saling dorong-mendorong yang akhirnya menelan korban yang sangat banyak dari Jamaah Haji sendiri.

Korban Kecelakaan saling dorong di Mina
Kecelakaan yang memakan korban di Mina ini sangat di sayangkan mengingat jalur-jalur melempar Jamarat sudah di susun sedemikian rupa, dan sudah di sesuaikan dengan antrian jam masing-masing Maktab dari setiap Negara, tanpa mengeyampingkan taqdir jika pembimbing atau travel biro memberikan penyuluhan yang cukup pada Jamaahnya tidak akan terjadi hal seperti ini insyaallah, di mina sudah berkali-kali mengalami kejadian yang hampir sama, mulai dari kebakaran dahulu sebelum di bangunnya tenda permanen dan anti api, bertabrakan di terowongan mu'aisim, dan terlemparnya para jamaah Haji yang sedang melempar Jamroh dari lantai atas karena desak-desakan dan memaksakan diri, hal ini semestinya dapat di antisipasi dengan melibatkan semua pihak, diantaranya adalah penyuluhan yang cukup oleh setiap pelaksana atau biro perjalanan Haji agar jamaahnya dapat mengendalikan diri dan tidak nekat untuk melakukan apapun sebelum memastidak kondisinya betul-betul kondusif dan pandai memilih waktu-waktu yang kosong dari kepadatan Jamaah Haji, contohnya melempar jamarat memilih waktu yang tepat sehingga di lokasi jamarat tidak terlalu padat.

Kebanyakan korban kecelakaan di Mina terdiri dari Jamaah Haji dari kalangan Afrika dan Mesir, sebenarnya pemerintah Saudi Arabia sebagaimana pengalaman kami selama ini menyelenggarakan Haji selalu membagi jam melempar Jumrah dari setiap Negara dan di atur oleh setiap maktab ( Pengurus kantor yang bertanggung jawab atas sekitar 2000 Jamaah Haji )  sehingga lokasi dan jalan menuju Jamarat ( Tempat melempar ) dapat di pantau dan cenderung tidak terlalu padat dan aman.

Korban Kecelakaan Mina
Biasanya terjadinya hal demikian hanya disebabkan kelompok jamaah haji sering tidak mematuhi aturan jam melempar yang sudah di tentukan oleh maktab masing-masing, sehingga terjadilah penumpukan-penumpukan yang tidak di inginkan dan menelan korban kecelakaan di Mina yang kesekian kalinya.

Korban saling dorong saat Haji di MinaPada musim Haji tahun ini banyak kecelakaan terjadi setelah robohnya alat berat di Masjid Al-Haram juga terjadi kebakaran di penginapan Haji dan kini terjadi kecelakaan tabrakan dan saling dorong sesama jamaah Haji, kalau di lihat ini merupakan kurangnya bekal pengetahuan cara melakukan ibadah dengan benar dan kurangnya memahami Manasik dan bekal pengetahuan tentang lingkungan dan pentingnya mematuhi aturan yang sudah di tetapkan oleh pemerintah setempat oleh jamaah Haji sebelum berangkat menuju tanah suci Makkah dan Madinah, sebab itu sangat di sarankan bangi yang hendak menunaikan Haji maupun Umroh sebaiknya memahami betul cara melaksanakan thawaf yang benar dan memilih travel yang memberikan informasi lengkap.

11.18

Kamis, 17 September 2015

Pemerintah Saudi Arabia memberikan bantuan untuk para syahid dan yang luka-luka

bantuan bagi syuhada dan yang luka-luka akibat kecelakaan
Pemerinta Saudi Arabia memberikan bantuan untuk keluarga para syuhada yang meninggal dunia pada saat jatuhnya salah satu alat berat di Masjid Al-Haram Makkah sebesar satu juta real bagi keluarga syahid, dan satu juta real bagi yang mengalami luka-luka cacat seumur hidup, dan limaratus real saudi bagi yang luka-luka biasa, sedangkan mereka yang bersangkutan sudah di data oleh Pemerintah Saudi Arabia, walau demikian pemerintah saudi Arabia sebagaimana yang di jelaskan oleh koran Al-Ryad menjelaskan bahwa bantuan ini tidak menutup hak para keluarga yang bersangkutan untuk menuntut secara hukum atas terjadinya kecelakaan ini.

Dan pemerintah Saudi Arabia sudah menjelaskan setelah melakukan investigasi yang sangat teliti bahwa kecelakaan ini murni disebabkan kelalaian perusahaan yang menangani project itu, bukan karena teror ataupun kesengajaan dari pihak manapun, tapi hanya dikarenakan mereka tidak menginguti petunjuk pemakaian alat berat dengan benar dan sempurna, seharusnya ketika terjadi angit kencang mereka menurunkan kaki-kaki alat berat dan kenyataannya mereka dalam kondisi badai yang kencang masih membiarkan kaki-kaki alat berat tersebut terangkat.

Dengan demikian pemerintah Saudia akan mengumpulkan semua dalil-dalil dan akan mengadili kontraktor ( Bin Laden Group ) sesuai dengan hukum syar'i yang berlaku, berhubungan dengan hal ini pemerintah Saudi Arabia telah mencekal para penanggung jawab kontraktor ( Bin Laden Group ) untuk bepergian keluar negeri termasuk ir. Bakar Bin Laden dan petinggi-petinggi Bin Laden Group yang ada hubungannya dengan kecelakaan yang menelan korban ketika pelaksanaan project perluasan Masjid Al-Haram makkah.

Pemerintah Saudi Arabia memberikan Visa kunjungan bagi keluarga yang sedang di rawat di rumah sakit agar dapat mendampingi mereka selama di rawat hingga kembali lagi ke Negara asalnya masing-masing, tidak hanya itu setiap keluarga yang bersangkutan di pilih dua orang untuk menunaikan Ibadah Haji tahun depan sebagai tamu dari Raja Saudi Arabia, dan bagi yang sedang sakit belum sempat menyempurnakan Hajinya juga akan diberi kesempatan untuk menyempurnakan Hajinya tahun depan sebagai tamu Raja.

04.58

Jumat, 11 September 2015

Kecelakaan menelan korban di Masjid Al-Haram Makkah

Kecelakaan di Masjidil Haram MakkahKecelakaan yang terjadi di Masjid Haram Makkah disebabkan jatuhnya alat berat ( Crane ) menyebabkan jatuhnya korban luka-luka sekitar 184 orang yang telah di bawa ke rumah sakit di Makkah dan di tangani secara profesional, sementara korban meninggal sekitar 87 orang sebagaimana yang di beritakan oleh annahar dot com, diantara korban tersebut terdapat beberapa orang dari Jamaah Haji Indonesia kurang lebih 20 orang luka-luka dan satu orang Jamaah Haji meninggal dunia, kabar duka ini sudah banyak di beritakan di media massa.

Kejadian ini sebagaimana yang di jelaskan oleh pembicara resmi Masjid Al-Haram Ahmad Bin Muhammad Al-Mansuri terjadi sekitar jam lima lewat lima pada sore hari Jum'at tgl 11 September 2015 di awali dengan hujan yang deras dan angin yang sangat kencang menyebabkan jatuhnya salah satu alat berat yang di gunakan dalam proyek perluasan Masjid Al-Haram Makkah, dan pemadam kebakaran serta team ambulan dari pemerintah Saudi Arabia segera sigap dan menolong korban-korban dengan membawa mereka kerumah sakit terdekat.

Korban Kecelakaan Masjid Al-Haram Makkah
Selama ini Pemerintah Saudi Arabia telah mengurangi Jumlah Quota Jamaah Haji dari berbagai Negara karena mengingat Masjid Al-Haram Makkah dan Masya'ir sudah terlalu penuh dengan Jamaah Haji ketika musih Haji tiba, sehingga pemerintah Saudi Arabia memutuskan untuk melakukan perluasan Masjid Al-Haram Makkah dengan biaya yang cukup besar, demi memudahkan dan menampung Jamaah Haji dari berbagai belahan Dunia yang setiap tahunnya semakin banyak saja.

Untuk kejadian kecelakaan ini sedang di selidiki penyebab utama jatuhnya alat berat yang berada di Masjid Al-Haram Makkah itu, agar tidak terjadi lagi hal yang serupa di kemudian Hari, dan pemerintah Saudi Arabia hingga saat ini terus menerus mencoba sekuatnya untuk mengembangkan pelayanan untuk Jamaah Haji di segala bidang dengan investasi yang cukup besar baik di sarana Airport, Masya'ir Muqoddasah ( Arofah, Mina, Mazdalifah ) dan Kedua Masjid Haram Makkah dan Madinah serta fasilitas lainnya.


17.57

Senin, 24 Agustus 2015

Jamaah Haji Indonesia dari berbagai daerah terancam gagal berangkat

Jamaag Haji Indonesia gagal berangkat
Jamaah Haji Indonesia gagal berangkat pada jadwal keberangkatan pertama disebabkan Visa Haji belum tertempel di passport, hal ini disebabkan karena system Haji yang baru yaitu e.Hajj sesuai dengan anjuran dari pemerintah Saudi Arabia yang harusnya di gunakan oleh departement agama belum dapat dilaksanakan dengan baik, sebagaimana yang sedang ramai di perbincangkan diberbagai media massa.

Dihawatirkan jika hal ini tidak juga di sikapi dengan baik dan mengambil tindakan cepat dapan menyebabkan mundurnya keberangkatan dan bahkan amburadulnya system keberangkatan Jamaah Haji seluruh Indonesia dan bahkan penginapan dan pengangkutan Jamaah Haji.

Sementara negara-negara lain seperti Pakitan, India dan lainnya sudah menggunakan system e.Hajj yang seharusnya lebih mudah, cepat dan transparant namun di Indonesia justru menyebabkan terbengkalainya urusan Visa Haji untuk calon Jamaah Haji Reguler Indonesia.

Sementara ada calon Jamaah Haji yang sampai menangis dan bahkan marah-marah karena mereka tidak dapat berangkat disebabkan belum memiliki Visa haji, hal ini sangat wajar karena jadwal mereka sudah diumumkan jauh-jauh hari dan bahkan ada yang sudah dilakukan pelepasan oleh sebagian pemerintah daerah seperti dikabarkan di Jogja.

Jamaah haji kloter pertama gagal berangkat
Seharusnya dengan adanya system e.Hajj ini pelaksanaan ibadah Haji diharapkan jauh lebih mudah dan perumahan atau pemondokan jamaah haji sudah dapat di akses jauh-jauh hari dan bukan dengan system di undi lagi seperti dahulu, jadi lebih transparant dalam menentukan harga dan biaya Haji bagi calon Jamaah haji seluruh Indonesia.

Diharapkan kedapan pemerintah yang bersangkutan dapat lebih sigap lagi dalam melaksanakan tugas masing-masing sehingga tidak mengorbankan calon Jamaah haji Indonesia yang sudah dari jauh-jauh hari mempersiapkan diri untuk melaksanakan rukun Islam ini.

20.19

Senin, 10 Agustus 2015

Satuan Pramuka Saudi Arabia terlibat membantu Jamaah Haji

Satuan Pramuka saudi Arabia terlibat membantu jamaah Haji
Setiap Musim Haji tiba pemerintah saudia bekerjasama dengan beberapa sekolah melibatkan anggota Pramuka yang terdiri dari beberapa kelompok pramuka untuk membantu Jamaah Haji terutama mereka yang sedang kesulitan menemukan arah menuju penginapan mereka.

Untuk tahun ini di madinah saja sebagaimana yang di lansir oleh al-arabia do net lebih dan tiga ratus anggota pramuka yang ikut dalam aktifitas kebaikan ini, hal ini sangat membantu para jamaah haji terutama bagi jamaah haji yang sudah berumur sering terjadi mereka tertinggal dari kawannya ketika kembali dari Masjid dan lupa jalan pulang kepenginapan.

Dengan adanya satuan pramuka yang dilibatkan untuk memudahkan jamaah haji yang sedang berada di Madinah maupun di Makkah sangat membantu meringankan jamaah Haji, walau demikian kinerja Daker dan Guide yang di pakai oleh department agama tidak kalah pentingnya, karena jumlah jamaah haji dari Indonesia yang cukup besar sehingga membutuhkan usaha dan kerja yang lebih akurat lagi.

21.21

Kamis, 06 Agustus 2015

Aplikasi Visa umroh untuk sementara di tutup

Aplikasi Visa Umroh
Saat ini menjelang musim haji yang semakin dekat kedutaan Saudi Arabia menutup aplikasi visa umroh demi mempersiapkan segala keperluan dari segala sisi untuk kelancaran jamaah haji yang sebentar lagi akan datang ke Arab Saudi baik dari Indonesia atupun negara-negara lainya.

Sementara Jamaah Haji Indonesia akan berangkat dari imbarkasi lombok mulai tgl 01/09/2015 dengan pesawat garuda sebagaimana yang di lansir oleh situs kemenag, berarti kurang dari satu bulan lagi jamaah Haji dari Indonesia sudah ada yang berangkat untuk menunaikan ibadah suci yang merupakan salah satu dari rukun Islam ini.

Sementara Visa umroh akan di tutup hingga masa musim Haji selesai, biasanya akan dibuka kembali di pertengahan desember tahun mendatang, dikarenakan semakin panjangnya antrian calon jamaah yang hendak menunaikan Ibadah Haji maka bagi yang ingin menunaikan Ibadah Umroh seraya mempelajari medan dan manasik Haji dianjurkan untuk menunaikan Umroh terlebih dahulu, maka tak heran jika jamaah umroh untuk awal musim sudah banyak yang mendaftar.

20.26